Kerangka Berpikir Arif Apriyadi

Subsidi Bahan Bakar Minyak, Apakah Masih Ada?

Desember 1, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Mulai hari ini (1/12) untuk pertama kali kita mengalami penurunan harga premium. Terlepas dari latar belakang politik yang mungkin terjadi dari penurunan harga premium ini, terlihat jelas bahwa pemerintah sebenarnya masih belum yakin dengan keputusannya. Bagaimana tidak saat ini adalah momentum yang sangat baik sebenarnya bagi pemerintah untuk melepaskan atau setidak mengurangi dengan angka besar subsidi terhadap kebutuhan minyak seperti minyak tanah, solar dan premium. Dengan penurunan harga yang hanyak 500 rupiah ini dirasa sangatlah tidak signifikan jika dibandingkan dengan penurunan harga minyak dunia saat ini yang berada pada kisaran 50 – 60 USD per barel. Memang kalau dihitung untuk harga premium saja hal ini sangat tidak signifikan, namun jika untuk minyak tanah hal ini akan menjadi lain. Inilah yang saya lihat sebagai sumber kebingungan dari pemerintah apakah akan memberlakukan subsidi silang antara premium dan solar ke minyak tanah. Sehingga kelebihan dari penjualan premium dan solar dapat menutupi cost dari minyak tanah.

Hal ini tidak jadi masalah, baiklah ambil subsidi silang tersebut, namun dana yang sudah dicadangkan untuk mensubsidi semua bahan tersebut akan dialihkan ke pos pengeluaran yang mana? Ini yang saya rasa sangat penting. Jangan sampai hal ini menjadi lahan baru untuk dijadikan sumber korupsi baru. Hal ini tentunya harus mendapatkan pengawasan yang sangat ketat dari aparat hukum.

Hal inilah yang mestinya ditonjolkan oleh pemerintah, transparansi subsidi minyak. Sekarang coba kita lihat dimedia, apakah pernah pemerintah membahas tentang hal ini? Apakah masih ada porsi subsidi untuk minyak dari pemerintah atau sudah tertutupi oleh metode subsidi silang tadi? Agar rakyat rela dengan harga minyak yang diberlakukan saat ini saya rasa hal ini perlu diperjelas. Dan jika memang porsi subsidi minyak sudah sedikit akan dikemanakan selebihnya?

Kategori: kritik

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.